Buih-buih ombak
menghanyutkanku dalam lamunan tentangmu.
Engkau yang dulu ku cintai, engkau yang dulu ku sakiti, engkau yang dulu ku
tinggalkan dan engkau yang kini kurindu. Rindu karena rasa bersalah ataukah
rindu karena masih ada cinta dihati? Aku pun tak tahu. Yang aku tahu kini ku
ingin melihatmu meski ku tahu kini kau sudah bersamanya. Dia yang sudah
menyembuhkan luka hatimu karena aku. Dia yang sudah membuatmu lupa akan sakit
hati yang pernah ku ukir dalam hatimu dan dia juga yang telah menghapus namaku
dari hati dan pikiranmu.
Aku hanya ingin
melihatmu, bercanda dan tertawa seperti dulu meski hanya sekali. Aku tak
berharap lebih dari itu apa lagi berharap tuk kembali padamu.
Pagi ini bayang
tentangmu kembali muncul dalam ingatanku. Menyadarkan ku bahwa kau masih melekat
dalam hatiku. Mungkinkah ini alasan kenapa sampai sekarang tak ada satu pria
pun yang mampu meluluhkan hatiku? Apa karena kau masih bertahan dalam hatiku
maka sampai sekarang tak ada satu pria pun yang bisa masuk dalam hatiku? Mereka
silih berganti hadir dalam hidupku tapi tak ada satu pun yang mampu mengisi
relung kosong dalam hatiku karena tanpa kusadari relung itu hanya seakan kosong
namun sesungguhnya relung itu masih terisi bayang dan cintamu.
Aku yakin suatu
hari nanti bayang tentangmu akan lenyap dari pikiranku karena kau hanya masa
lalu ku dan kelak akan berganti dengan seseorang yang akan menjadi masa
depanku. Tapi ku tak akan pernah menghapusmu dalam ingatanku karena kau kekasih
pertamaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar