Senin, 26 Maret 2012

Maafkan aku...


Aku bersikap seperti ini bukan karena ku benci, tapi karena aku sayang. Aku hanya tak ingin merepotkanmu, membuatmu lelah dan cape. Maaf jika cara ku ini salah. Karena aku hanya seorang anak yang bodoh, yang tak tahu cara menunjukkan kasih sayangku padamu.
Aku sungguh menyayangi mu namun ego dan sikap kekanak-kanakankusering membuatmu marah dan sedih. Jujur setiap aku membuatmu marah dan sedih, aku akan sangat menyesalan sesudahnya namun ego dan rasa malu membuatku tak mampu tuk ucapkan maaf.
Lewat tulisan ini, ingin ku ungkapkan betapa ku menyayangi mu Bunda. Maafkan kesalahan ku selama hampir 21 tahun ini. Maaf telah membuatmu menderita selama 9 bulan karena mengandungku dan terima kasih karena rela mempertaruhkan nyawa agar aku bisa menghirup udara kehidupan. Bahkan setelah aku lahir aku masih saja merepotkanmu. Aku bangunkan mu tengah malam dengan tangisku, ku kotori bajumu dengan kencingku.
Terima kasih telah merawatku dengan kasih sayangmu yang tulus. Dalam diam, marah dan tangis selalu terselip cinta buat kami. Kaulah manusia terhebat yang pernah ku temui.
Meski aku ucapkan ribuan terima kasih takkan mampu membalas kebaikanmu selama ini dan ribuan maaf  yang terucap pun tak mampu hapus dosaku padamu.
Bunda, hanya untaian doa yang mampu ku berikan, semoga Allah membalas semua kebaikanmu selama ini.
Kasih sayang dan ketulusanmu tak kan pernah kulupakan sepanjang masa. Love u mom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar